Jeffry Waluyo, Overland-Tandberg Manager
Apa dan Mengapa Perlu Waspadai Ransomware

Ransomware merupakan jenis software tertentu yang menuntut tebusan finansial dari seorang korban dengan melakukan penahanan pada aset atau data yang bersifat pribadi. Kegiatan penyebaran ransomware dilakukan oleh penyerang atau Threat Actor dengan tujuan utama adalah finansial, oleh karenanya Threat Actor menjadikan data pribadi sebagai ancamannya.

Munculnya ransomware telah menjadi sebuah epidemi secara global karena hal tersebut terus memakan banyak korban di seluruh dunia, memaksa perusahaan untuk memutuskan antara mencoba memulihkan data dari cadangan (dan berpotensi kehilangan data penting sejak cadangan terakhir) dan membayar sejumlah besar tebusan kepada peretas.

Ransomware telah menjadi berita utama baru-baru ini dengan mengumpulkan korban yang terkenal, termasuk rumah sakit Los Angeles, dan dua rumah sakit Jerman. Dari CryptoLocker, Locky, dan Kovter, hingga serangan baru-baru ini yang memanfaatkan Crypto dan Petya. Pada tahun 2017, Rumah Sakit Kanker Dharmais dan Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta terkena ransomware Wannacry yang mengakibatkan beberapa database pasien pada komputer tidak dapat diakses. Malware bermodus menyandera data dan meminta tebusan uang itu telah mengunci sistem dan data pasien dengan meminta uang Rp 4 juta sebagai tebusan.

Oleh karenanya yang harus kita lakukan adalah dengan melakukan tindakan-tindakan pencegahan sehingga jaringan komputer kita tidak bisa terinfeksi ransomware. Berikut beberapa tipsnya :

  1. Selalu pastikan komputer mendapatkan patch terbaru dan pembaruan terbaru.
  2. Lakukan scanning komputer menggunakan Anti Virus dengan software yang selalu terupdate.
  3. Waspada pada setiap link yang diterima.
  4. Selalu aktifkan firewall pada komputer.
  5. Aktifkan fitur safe browsing pada browser yang digunakan.
  6. Lakukan backup file penting secara berkala

Pemilihan perangkat lunak dan media penyimpanan backup bermacam-macam yaitu mengunakan hardisk internal ataupun External, LTO tape atau penyimpanan Cloud/virtual. LTO tape dipercaya menjadi media penyimpanan dengan biaya rendah dan mampu mengamankan data lebih dari 30 tahun, sekaligus dilengkapi dengan RDX Ransomblock dapat menghindari perangkat komputer Anda dari serangan ransomware.